23 Februari 2019 2:53 pm

Astaghfirullah, Tikus Ini Diikat dan Disiksa Karena Dituduh Makan Kabel!

Astaghfirullah, Tikus Ini Diikat dan Disiksa Karena Dituduh Makan Kabel!
Mending langsung dibunuh daripada disiksa gini!


Sebagai makhluk yang (katanya) lebih superior, manusia diharapkan untuk menjaga, melindungi, serta melestarikan alam beserta segala isinya. Namun, kenyataannya manusia malah seringkali hanya mengeksploitasi alam habis-habisan untuk keuntungan pribadinya. Bahkan, manusia tidak segan menyiksa hingga membunuh makhluk lain untuk memuaskan ambisi dan obsesinya.

Sudah banyak banget kasus di mana manusia melakukan penyiksaan terhadap hewan. Mulai dari membunuh gajah untuk diambil gadingnya, menembak badak untuk diambil culanya, atau melampiaskan kekesalan kepada hewan peliharaan hanya karena sedang mengalami masalah.

Seperti yang dilakukan oleh seorang pria di Mandya, India berikut ini. Dia melakukan penyiksaan kepada seekor tikus yang dia tuduh telah merusak kabel charger miliknya. Pria ini mengikat tikus itu di sebuah botol dan menginterogasi serta memukulinya beberapa kali.


Dia bertanya kepada tikus itu kenapa sampai merusak kabel charger yang dia beli seharga Rp 15 ribu tersebut. Dia mengira tikus itu bisa berbicara seperti manusia.

Mengapa kau memakan kabel ini? Apakah ibu dan ayahmu bersedia membayar ganti rugi kepada saya?" tanya pria itu kepada si tikus.

Dia juga menuding kalau tikus itu tidak hanya merusak kabel charger, tapi juga memakan berbagai benda lain di rumahnya. Mulai dari beras, sayuran, sampai sabun. Sambil diinterogasi, tikus ini terus dipukuli di bagian kepala. Karena itu, dia akhirnya mengeluarkan air kencing yang justru membuat pria itu makin kesal.

Mengapa kau kencing. Apa kau berniat melakukannya lagi?" ujar si pria.


Dia kemudian mengunggah video ini di media sosial dan langsung viral. Namun, netizen bukan mendukung tindakannya tersebut tapi malah mengecamnya habis-habisan karena dianggap telah melakukan kekerasan terhadap hewan. Organisasi pecinta hewan juga bereaksi keras atas video ini.

Menurut mereka, lebih baik dia langsung membunuh tikus tersebut, karena tidak ada hukum yang melarang tikus dibunuh. Apalagi hewan pengerat ini memang lebih banyak menjadi hama. Tapi, menyiksanya dengan cara demikian tidak dapat dibenarkan dan merupakan aksi kekejaman terhadap hewan. Mereka meminta kepada petugas supaya mengusut kasus ini agar kasus serupa tidak terulang lagi.

Hewan seperti tikus memang kurang disukai karena lebih banyak merugikan. Karena itu, banyak racun pembunuh tikus yang dijual secara bebas. Namun, membuat mereka langsung mati dengan racun lebih baik daripada disiksa seperti itu. Kepuasan apa sih yang kamu dapat dengan menyiksa makhluk yang lebih darimu? Itu ciri-ciri psikopat loh. Kalau menurut kamu sendiri gimana?

Islam adalah agama penuh kasih sayang. Akhlak karimah bukan hanya ditujukan kepada sesama manusia, melainkan juga kepada binatang dan pepohonan. Saat terjadi peperangan pun, kaum Muslimin dilarang mematahkan ranting pepohonan. Begitu pun dengan binatang.

Umat Islam tidak dibenarkan menyiksa binatang dengan cara tidak memberinya makan. Bahkan, sengaja membunuhnya hanya karena kesenangan. Dalam sebuah hadis, dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda, โ€œSeorang perempuan diazab karena seekor kucing yang dikurungnya sampai mati. Dia pun masuk neraka karena perbuatan itu. Kucing itu tidak diberi makan dan minum ketika dia mengurungnya. Bahkan, dia tidak membiarkannya makan serangga di bumi.โ€ (HR Muttafaq 'Alaih).

Syekh Salim bin 'Ied al-Hilali dalam mensyarahkan hadis ini menjelaskan beberapa kandungan. Pertama, umat Islam dilarang membunuh apa pun yang tidak diperintahkan Allah untuk dibunuh dengan cara dibiarkan kehausan meskipun seekor kucing. Kedua, tidak boleh mengurung binatang untuk dijadikan sasaran permainan.

Daftar Produk TERLARIS nih BUNDA, Yuuk ditengok gak bakalan nyesel kok ๐Ÿ˜

Tinggal KLIK aja ya Bund Fotonya ๐Ÿ‘‡